Minggu, 07 Desember 2014

Quiz Online



 Gambar 1.







Sumber Gambar :  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBps9TqwgfZQnrBPAT7CToAmYAs17OFdK3223s2-2QoV1ld6teLI49SJGQP8pAtNA-TWIryNZ2Urr7R-1-B2LPzRHZ1okahorwNOxDPBa6zSAa33AMvZjp-5JFlmfUNCUsbOLOPevENTw/s1600/mesran+punya.jpg
 
Gambar 2.






Sumber Gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCSVw9lR3G-Y_SVpa9AQap69dJFzpyxgDY-qICZvxjfnWtNP3_seaq_POx6VCaMSS54SD6kQAtTbhP-Lk8GErM_w0G6aD2azXVIZvY3hyphenhyphenQUmbpbHi0ANIxCjF4SqM50ERxv2IMnNl37WI/s1600/budidarma+punya.jpg


Gambar 3.








Sumber Gambar :  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgw2McdS6V0KbNjr8_TV4JwIHHm1Epes2QnuiP1aSYP1QXjDVdoPI3nUIVvtH8-MJeQVDb3c6NtVTKMUIB-0hLqGLHJ1KxFXvUjj6afpWSS9Z2KpCi5zUdGWHCD-RVtoNYHR3pc3uZuPU4/s1600/mesrannet.jpg
IBU

 Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya.Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku ‘dipaksa’ membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut. Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku, ibu dari anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku dulu. Terima kasih ibu, karena engkau aku menjadi istri yang baik dari suamiku dan ibu yang dibanggakan oleh anak-anakku. Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas. Dengan sabar pula ia menunggu. Sesekali kulihat dari jendela kelas, ia masih duduk di seberang sana. Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di rumah, dengan rasa kantuk yang menderanya, atau terik, atau hujan. Juga rasa jenuh dan bosannya menunggu. Yang penting aku senang ia menungguiku sampai bel berbunyi. Kini, setelah aku besar, aku malah sering meninggalkannya, bermain bersama teman-teman, bepergian. Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit, ketika ia membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah. Saat aku menjadi orang dewasa, aku meninggalkannya karena tuntutan rumah tangga. Di usiaku yang menanjak remaja, aku sering merasa malu berjalan bersamanya. Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan penampilanku yang trendi. Bahkan seringkali aku sengaja mendahuluinya berjalan satu-dua meter didepannya agar orang tak menyangka aku sedang bersamanya. Padahal menurut cerita orang, sejak aku kecil ibu memang tak pernah memikirkan penampilannya, ia tak pernah membeli pakaian baru, apalagi perhiasan. Ia sisihkan semua untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar aku terlihat cantik, ia pakaikan juga perhiasan di tubuhku dari sisa uang belanja bulanannya. Padahal juga aku tahu, ia yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan kasih sayang mengajariku berjalan. Ia mengangkat tubuhku ketika aku terjatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis. Selepas SMA, ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi. Aku semakin merasa jauh berbeda dengannya. Aku yang pintar, cerdas dan berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh, tak berwawasan hingga tak mengerti apa-apa. Hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan kampus lainnya. Usai wisuda sarjana, baru aku mengerti, ibu yang kuanggap bodoh, tak berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang mampu meraih gelar sarjananya. Meski Ibu bukan orang berpendidikan, tapi do’a di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang sudah kuraih. Tanpamu Ibu, aku tak akan pernah menjadi aku yang sekarang. Pada hari pernikahanku, ia menggandengku menuju pelaminan. Ia tunjukkan bagaimana meneguhkan hati, memantapkan langkah menuju dunia baru itu. Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan, jauh lebih indah dari keindahan senyum suamiku. Usai akad nikah, ia langsung menciumku saat aku bersimpuh di kakinya. Saat itulah aku menyadari, ia juga yang pertama kali memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini. Kini setelah aku sibuk dengan urusan rumah tanggaku, aku tak pernah lagi menjenguknya atau menanyai kabarnya. Aku sangat ingin menjadi istri yang baik dan taat kepada suamiku hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada Ibu. Sungguh, kini setelah aku mempunyai anak, aku baru tahu bahwa segala kiriman uangku setiap bulannya tak lebih berarti dibanding kehadiranku untukmu. Aku akan datang dan menciummu Ibu, meski tak sehangat cinta dan kasihmu kepadaku.

Kamis, 27 November 2014

Tugas Postingan 9 Artikel Bebas :
  1. Cara Memberi Background Pada Obyek Gambar 3 Dimensi AutoCAD
  2. Corel Draw: Membuat Peta 3 D
  3. Menyatukan RGB Jadi Foto Warna
  4. Tutorial VB.net [ Belajar VB.net ] 
  5. Kumpulan Modul Visual Basic
  6. Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0
  7. Program Absensi Sederhana Dengan Visual Basic 6.0 
  8. Fungsi Terbilang Sederhana dengan VB.Net 2008
  9. [VB.NET] Sekilas sejarah mengenai VB.NET 

Tugas Postingan 1 Artikel Tentang Mesran
  1. Tentang www.mesran.blogspot.com/

Tentang www.mesran.blogspot.com/


Assalamu Alaikum Wr Wb

untuk  Postingan kali ini saya ingin berbagi mengenai http://www.mesran.blogspot.com/  dimana di dalam blogspot tersebut kita bisa
belajar mengenai bahasa pemograman contohnya visual basic.net, delphi, php,pascal dll
memang belajar vb ini banyak koding2 yang harus kita pahami, tapi disitulah tantangannya.
apa saja koding2 yang ada mungkin gak akan serumit yang dibayangkan.. maka dari itu http://www.mesran.blogspot.com hadir untuk memberi
tips-tips belajar bahasa pemrograman..

silahkan klik http://www.mesran.blogspot.com/ untuk mengetahui lebih lengkap

By : Fitri Dewinawati

Cara Memberi Background Pada Obyek Gambar 3 Dimensi AutoCAD

Dikutip Dari : http://www.ilmugrafis.com/autocad.php?page=cara-membuat-menambahkan-background-autocad

Halo pembaca yang budiman, untuk menjadikan gambar 3 dimensi kita  lebih hidup kita bisa memberikan background pada gambar autocad yang kita buat...

Berikut Caranya :
Langkah 1:
Buka salah satu file gambar 3 dimensi yang anda buat:
File > Open > Pilih gambar 3D  anda: misal penulis mengambil gambar dibawah ini:
file1


Langkah 2:
Keluarkan Toolbar Render
Pilih menu View > Toolbars > Toolbar Render
Lihat toolbar render berikut ini:


Langkah 3:
Kliklah  tool background file3
Maka akan keluar kotak dialog sebagai berikut:
file4


Langkah 4:
Kliklah  Image


Langkah 5:
Kliklah  Find File.....  pada kategori Image



Langkah 6:
Pada Look in:.............Pilih file gambar yang akan kita jadikan Background
Setelah itu klik Open > pilih OK



Langkah 7:
Lakukan Rendering
Lihatlah background dan gambar hasil render  dibawah ini:

GAmbar Rumah plus background Hasil Rendering dengan autocad
Semoga bermanfaat...

Corel Draw: Membuat Peta 3 D

Dikutip Dari : http://www.ilmugrafis.com/coreldraw_free.php?page=corel-membuat-peta-3-dimensi

Dalam Kartu undangan, peta merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Terkadang perusahaan percetakan menawarkannya dalam sebuah paket ,termasuk didalamnya kartu undangan, kartu ucapan terima kasih, peta lokasi, plastik, cindera mata, buku tamu, dll.

Pada tutorial kali ini, akan dibuat peta 3 D pada Corel X3, tool-tool yang digunakan antara lain pen tool, text tool, Rectangle tool,  sedangkan fasilitas yang digunakan ialah weld dan add perspective.


LAngkah - Langkahnya:
1. Langkah pertama yang harus selalu dilakukan sebelum membuat gambar adalah menetapkan areal gambar, di sini dibuat dalam ukuran 90 x 145 mm, buat kotak sebagai guideline.


2. Pilih pen tool, buat alur jalan dengan cara klik pertama untuk menentukan titik awal dan geser mouse ke arah yang diinginkan lalu klik untuk menentukan titik akhir, dimana antara titik pertama dan ke dua ada garis yang menghubungkannya. Untuk membuat jalan lengkung : klik  geser mouse klik tahan dan geser mouse untuk membuat lengkung



3. Jika sudah selesai, pilih Edit > Select All (Ctr A) tekan F12 untuk mengatur property garis, beri ketebalan garis = 11 pt. Selanjutnya pilih menu Arrange > Convert to Curves (Ctrl Q) untuk membuat garis menjadi kurva. Atur warna pada Color Pallet garis = hitam, fill = kuning.


4. Untuk menyatukan kurva tadi pilih weld pada dockers shaping atau pada Menu Utama pilih Arrange > Shaping > Weld


5. Selanjutnya bentuk objek tadi menjadi 3 D, caranya aktifkan objek, pilih menu Effects > Add Perspective



6. Pilih ujung handle, sehingga kursor akan berubah menjadi tanda (+), klik – tahan – tarik handle untuk membuat perspektif. Hentikan jika kita sudah mendapatkan bentuk yang kita inginkan.


7. Buat text untuk menamai jalan, simpan di tempat yang diinginkan.



8. Untuk membuat gambar gedung, gunakan Rectangle tool, buat objek segiempat, beri warna, ubahlah segiempat tadi menjadi 3D, klik Interactive Extrude, klik gambar tahan dan tarik garisnya sehingga membentuk objek 3D, Untuk Lebih jelasnya hal ini juga berhubungan dengan (baca: Mudahnya Tulisan 3d dengan Coreldraw ) , sesuaikan dengan perspektif yang kita buat.



9. Selain bentuk segiempat, bisa pula bentuk segitiga, polygon atau gambar rumah.
Hasilnya kira - kira seperti ini:
peta
Peta 3 dimensi dari Ferry Gunawan

SEMOGA BERMANFAAT